<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>LDR KiaSs Jombang</title>
	<atom:link href="http://kiassjombang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kiassjombang.wordpress.com</link>
	<description>cerdas, gaul, dan Islami</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 May 2008 02:09:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kiassjombang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>LDR KiaSs Jombang</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kiassjombang.wordpress.com/osd.xml" title="LDR KiaSs Jombang" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kiassjombang.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Remaja Berdakwah</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/05/21/remaja-berdakwah/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/05/21/remaja-berdakwah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 02:09:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Remaja Berdakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/05/21/remaja-berdakwah/</guid>
		<description><![CDATA[Dakwah? Hmm.. kok kayaknya berat banget kedengarannya ya? Lho, emangnya kenapa? Sebagian teman remaja biasanya denger atau ngucapin kata dakwah terasa sangat berat. Telinga pekak en lidah kelu dan yang terbayang di benaknya pasti urusannya dengan jenggot, kopiah, baju koko, sarung, dan jilbab. Well. Nggak salah-salah amat sih. Cuma nggak lengkap penilaiannya. Gini nih, sebenarnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=70&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/05/052108-0208-remajaberda1.jpg?w=450">Dakwah? Hmm.. kok kayaknya berat banget kedengarannya ya? Lho, emangnya kenapa? Sebagian teman remaja biasanya denger atau ngucapin kata dakwah terasa sangat berat. Telinga pekak en lidah kelu dan yang terbayang di benaknya pasti urusannya dengan jenggot, kopiah, baju koko, sarung, dan jilbab. Well. Nggak salah-salah amat sih. Cuma nggak lengkap penilaiannya.
</p>
<p>Gini nih, sebenarnya urusan dakwah atau tugas dakwah jadi tanggung jawab bersama seluruh kaum muslimin. Cuma, karena tugas dakwah ini cukup berat dan nggak semua orang bisa tahan menunaikannya, jadinya dakwah secara tidak langsung diserahkan kepada mereka yang ngerti aja. Anggapan seperti ini insya Allah nggak salah. Cuma, kalo dengan alasan seperti ini lalu kaum muslimin yang belum ngerti atau masih awam tentang Islam jadi bebas untuk nggak berdakwah, atau nggak mau terjun dalam dakwah, itu tentu salah, Bro. Why? Karena tetap aja punya kewajiban untuk belajar. Tetap punya kewajiban mencari ilmu. Jadi, nggak bisa bebas juga kan? Malah kalo nekat nggak mau belajar dan nggak mencari ilmu, hal itu dinilai berdosa, man! Bener.
</p>
<p>Baginda kita, Rasulullah Muhammad saw. bahkan menyatakan bahwa aktivitas belajar dan mencari ilmu adalah kewajiban bagi seluruh kaum muslimin dari buaian ibu hingga ke liang lahat. Kalo mencari ilmu itu adalah wajib, berarti bagi yang nggak mencari ilmu selama hidupnya, jelas berdosa dong. Allah Swt. bahkan menjamin orang-orang yang beriman dan berilmu akan diberikan derajat lebih tinggi dibanding orang yang nggak berilmu (apalagi nggak beriman). Firman Allah Swt.:
</p>
<p><em>&#8220;…Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.&#8221; </em><strong>(QS al-Mujâdalah [58]: 11)</strong>
	</p>
<p>Bro, emang bener banget. Urusan dakwah ini sangat erat hubungannya dengan tingkat keilmuan. Dakwah itu jelas membutuhkan ilmu. Jadi, betul kalo dikatakan bahwa tugas berdakwah hanya diberikan kepada mereka yang udah menguasai ilmu agama. Tapi, buat kita yang belum menguasai ilmu agama secara mantap bukan berarti nggak ada kewajiban dakwah. Sebab, rasa-rasanya untuk ukuran sekarang nih, nggak mungkin banget ada kaum muslimin yang nggak ngerti sama sekali tentang Islam. Pasti deh, satu keterangan atau dua keterangan dalam ajaran agama Islam sudah pernah didengarnya dan menjadi pengetahuannya. <em>So</em>, sebenarnya tetap punya kewajiban nyampein dakwah meskipun cuma sedikit yang diketahui. Kalo pengen lebih banyak tahu tentang Islam, ya tentu saja kudu belajar lagi dan mencari ilmu lagi. Sederhana banget kan solusinya? Insya Allah kamu pasti bisa ngejalaninya, asal kamu mau. Yakin deh.
</p>
<p><strong>Mengapa dakwah itu wajib?</strong><br />Jawabnya gini, sebab Islam adalah agama dakwah. Salah satu inti dari ajaran Islam memang perintah kepada umatnya untuk berdakwah, yakni mengajak manusia kepada jalan Allah (tauhid) dengan <em>hikmah</em> (hujjah atau argumen). Kepedulian terhadap dakwah jugalah yang menjadi <em>trademark</em> seorang mukmin. Artinya, orang mukmin yang cuek-bebek sama dakwah berarti bukan mukmin sejati. Bener, lho. Apa iya kamu tega kalo ada teman kamu yang berbuat maksiat kamu diemin aja? Nggak mungkin banget kan kalo ada temen yang sedang berada di bibir jurang dan hampir jatuh, nggak kamu tolongin. Iya nggak sih?
</p>
<p><em>Boys and gals</em>, bahkan Allah memuji aktivitas dakwah ini sebagai aktivitas yang mulia, lho. FirmanNya:</p>
<p><em>&#8220;Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: &#8220;Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim&#8221; </em><strong>(QS Fushshilat [41]: 33)</strong>
	</p>
<p>Dalam ayat lain Allah memerintahkan kepada kaum muslimin untuk berdakwah. Seperti dalam firmanNya:
</p>
<p><em>&#8220;Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.&#8221; </em><strong>(QS an-Nahl [16]: 125)</strong>
	</p>
<p>Menyeru kepada yang ma&#8217;ruf (kebaikan) dan mencegah dari perbuatan munkar merupakan identitas seorang muslim. Itu sebabnya, Islam begitu dinamis. Buktinya, mampu mencapai hingga sepertiga dunia. Itu artinya, hampir seluruh penghuni daratan di dunia ini pernah hidup bersama Islam. Kamu tahu, ketika kita belajar ilmu bumi, disebutkan bahwa dunia ini terdiri dari sepertiga daratan dan dua pertiga lautan. Wah, hebat juga ya para pendahulu kita? Betul, sebab mereka memiliki semangat yang tinggi untuk menegakkan kalimat &#8220;tauhid&#8221; di bumi ini. Sesuai dengan seruan Allah (yang artinya):<em> &#8220;Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah.&#8221; </em><strong>(QS al-Baqarah [2]: 193)</strong>
	</p>
<p>Kini, di jaman yang udah jauh berubah ketimbang di &#8220;jaman onta&#8221;, arus informasi makin sulit dikontrol. Internet misalnya, telah mampu memberikan nuansa budaya baru. Kecepatan informasi yang disampaikannya ibarat pisau bermata dua. Bisa menguntungkan sekaligus merugikan. Celakanya, ternyata kita kudu ngurut dada lama-lama, bahwa kenyataan yang harus kita hadapi dan rasakan adalah lunturnya nilai-nilai ajaran Islam di kalangan kaum muslimin. Tentu ini akibat informasi rusak yang telah meracuni pikiran dan perasaan kita. Utamanya remaja muslim. Kita bisa saksikan dengan mata kepala sendiri, bahwa banyak teman remaja yang tergoda dengan beragam rayuan maut peradaban Barat seperti seks bebas, narkoba, dan beragam kriminalitas. Walhasil, amburadul deh!<br />Itu sebabnya, sekarang pun dakwah menjadi sarana sekaligus senjata untuk membendung arus budaya rusak yang akan menggerus kepribadian Islam kita. Kita lawan propaganda mereka dengan proganda kembali. Perang pemikiran dan perang kebudayaan ini hanya bisa dilawan dengan pemikiran dan budaya Islam. Yup, kita memang selalu &#8220;ditakdirkan&#8221; untuk melawan kebatilan dan kejahatan.
</p>
<p>Sobat muda muslim, Islam membutuhkan tenaga, harta, dan bahkan nyawa kita untuk menegakkan agama Allah ini. Dengan aktivitas dakwah yang kita lakukan, maka kerusakan yang tengah berlangsung ini masih mungkin untuk dihentikan, bahkan kita mampu untuk membangun kembali kemuliaan ajaran Islam dan mengokohkannya. Tentu, semua ini bergantung kepada partisipasi kita dalam dakwah ini.
</p>
<p>Coba, apa kamu nggak risih dengan maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja? Apa kamu nggak merasa was-was dengan tingkat kriminalitas pelajar yang makin tinggi? Apa kamu nggak kesel ngeliat tingkah remaja yang hidupnya nggak dilandasi dengan ajaran Islam? Seharusnya masalah-masalah model beginilah yang menjadi perhatian kita siang dan malam. Beban yang seharusnya bisa mengambil jatah porsi makan kita, beban yang seharusnya menggerogoti waktu istirahat kita, dan beban yang senantiasa membuat pikiran dan perasaan kita nggak tenang kalo belum berbuat untuk menyadarkan kaum muslimin yang lalai.
</p>
<p>Untuk ke arah sana, tentu membutuhkan kerjasama yang solid di antara kita. Sebab, kita menyadari bahwa kita bukanlah manusia super yang bisa melakukan aksi menumpas kejahatan hanya dengan seorang diri. Kalo kita ingin cepat membereskan berbagai persoalan tentu butuh kerjasama yang apik, solid dan fokus pada masalah. Pemikiran dan perasaan di antara kita kudu disatukan dengan ikatan akidah Islam yang lurus dan benar. Kita harus satu persepsi, bahwa Islam harus tegak di muka bumi ini. Kita harus memiliki cita-cita, bahwa Islam harus menjadi nomor satu di dunia untuk mengalahkan segala bentuk kekufuran. Itulah di antaranya kenapa kita wajib berdakwah, Bro. Semoga kamu paham.
</p>
<p><strong>Dakwah itu tanda cinta</strong><br />Bro en Sis, seharusnya kita menyambut baik orang-orang yang mau meluangkan waktu dan mengorbankan tenaganya untuk dakwah menyampaikan kebenaran Islam. Sebab, melalui merekalah kita jadi banyak tahu tentang Islam. Kita secara tidak langsung diselamatkan oleh seruan mereka yang awalnya kita rasakan sebagai bentuk &#8216;kecerewetan&#8217; mereka yang berani ngatur-ngatur urusan orang lain. Padahal, justru itu tanda cinta dari sesama kaum muslimin yang nggak ingin melihat saudaranya menderita gara-gara nggak kenal Islam dan nggak taat sama syariatnya.
</p>
<p>Rasulullah saw. bersabda: <em>&#8220;Perumpamaan keadaan suatu kaum atau masyarakat yang menjaga batasan hukum-hukum Allah (mencegah kemungkaran) adalah ibarat satu rombongan yang naik sebuah kapal. Lalu mereka membagi tempat duduknya masing-masing, ada yang di bagian atas dan sebagian di bagian bawah. Dan bila ada orang yang di bagian bawah akan mengambil air, maka ia harus melewati orang yang duduk di bagian atasnya. Sehingga orang yang di bawah tadi berkata: &#8220;Seandainya aku melubangi tempat duduk milikku sendiri (untuk mendapatkan air), tentu aku tidak mengganggu orang lain di atas.&#8221; Bila mereka (para penumpang lain) membiarkannya, tentu mereka semua akan binasa.&#8221; </em><strong>(HR Bukhari)</strong>
	</p>
<p>Sobat, dakwah adalah darah dan napas kehidupan Islam. Itu sebabnya, kita yang masih remaja pun dituntut untuk mampu tampil sebagai pengemban dakwah yang handal. Kita khawatir banget, seandainya di dunia ini nggak ada orang-orang yang menyerukan dakwah Islam, bagaimana masa depan kehidupan umat manusia nanti? Jangan sampe Islam dan umat ini hanya tinggal &#8220;kenangan&#8221;. Yuk, kita kaji Islam biar mantap dan semangat mendakwahkannya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/70/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/70/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=70&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/05/21/remaja-berdakwah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/05/052108-0208-remajaberda1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kasih Sayang Ibu</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/kasih-sayang-ibu/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/kasih-sayang-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 02:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kasih Sayang Ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/kasih-sayang-ibu/</guid>
		<description><![CDATA[Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu. Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam. Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan. Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu. Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang. Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai. Saat kau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=65&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/043008-0232-kasihsayang1.jpg?w=450">Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu. <br />Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam.
</p>
<p>Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan. <br />Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu.
</p>
<p>Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang. <br />Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai.
</p>
<p>Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna. <br />Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan.
</p>
<p>Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah. <br />Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah.
</p>
<p>Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah. <br />Sebagai balasannya, kau berteriak.&#8221;NGGAK MAU!!&#8221;
</p>
<p>Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola. <br />Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga.
</p>
<p>Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim. <br />Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu.
</p>
<p>Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus bahasamu. <br />Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih.
</p>
<p>Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun. <br />Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam.
</p>
<p>Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop. <br />Sebagai balasannya, kau minta dia duduk di baris lain.
</p>
<p>Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus orang dewasa. <br />Sebagai balasannya, kau tunggu sampai dia di keluar rumah.
</p>
<p>Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut, karena sudah waktunya. <br />Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode.
</p>
<p>Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kempingmu selama sebulan liburan. <br />Sebagai balasannya, kau tak pernah meneleponnya.
</p>
<p>Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu. <br />Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.
</p>
<p>Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya. <br />Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.
</p>
<p>Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting. <br />Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.
</p>
<p>Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA. <br />Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.
</p>
<p>Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama. <br />Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.
</p>
<p>Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, &#8220;Dari mana saja seharian ini?&#8221; <br />Sebagai balasannya, kau jawab,&#8221;Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!&#8221;
</p>
<p>Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan. <br />Sebagai balasannya, kau katakan,&#8221;Aku tidak ingin seperti Ibu.&#8221;
</p>
<p>Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi. <br />Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.
</p>
<p>Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu. <br />Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.
</p>
<p>Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan. <br />Sebagai balasannya, kau mengeluh,&#8221;Aduuh, bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?&#8221;
</p>
<p>Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai penikahanmu. <br />Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.
</p>
<p>Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,&#8221;Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!&#8221;
</p>
<p>Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat. <br />Sebagai balasannya, kau jawab,&#8221;Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.&#8221;
</p>
<p>Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu. <br />Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.
</p>
<p>Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam.<strong><em>(opinum.com)</em></strong>
	</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/65/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/65/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=65&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/kasih-sayang-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/043008-0232-kasihsayang1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Penebang Pohon</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/kisah-penebang-pohon/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/kisah-penebang-pohon/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 02:24:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Penebang Pohon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/kisah-penebang-pohon/</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin. Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=64&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/043008-0224-kisahpeneba1.jpg?w=450">Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin. </p>
<p>Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon. </p>
<p>Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, &#8220;Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu&#8221;. </p>
<p>Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. &#8220;Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku, bagaimana aku dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjaku kepada majikan?&#8221; pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi. </p>
<p>Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, &#8220;<strong>Kapan terakhir kamu mengasah kapak?</strong>&#8221; <br />&#8220;Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu, saya sangat sibuk setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat tenaga&#8221;. Kata si penebang. </p>
<p>&#8220;Nah, disinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya semakin menurun. Maka, <strong>sesibuk apapun, kamu harus meluangkan waktu untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang sama dan hasil yang maksimal. </strong></p>
<p>Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja!&#8221; perintah sang majikan. Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak. </p>
<p><strong>Istirahat bukan berarti berhenti</strong> , </p>
<p><strong>Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi </strong></p>
<p>Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya, yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis, berwawasan dan selalu baru ! </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/64/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/64/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=64&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/kisah-penebang-pohon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/043008-0224-kisahpeneba1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>I’m The Winner</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/i%e2%80%99m-the-winner/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/i%e2%80%99m-the-winner/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 02:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[I am The Winner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/i%e2%80%99m-the-winner/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pecundang akan berkata &#8220;Ini mungkin, tapi sulit&#8221; sedangkan seorang pemenang akan berkata &#8220;Ini sulit, tapi mungkin&#8221; Sekarang kita tinggal memilih, kita akan menjadi siapa? Seorang pecundang atau seorang pemenang? Seorang pecundang yang hanya dengan melihat saja sudah menyerah, pasang kuda – kuda dan dalam hitungan ketiga lari menjauh. Seorang pecundang yang patah semangat, hilang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=63&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/043008-0222-imthewinner1.jpg?w=450">Seorang pecundang akan berkata &#8220;<strong><em>Ini mungkin, tapi sulit</em></strong>&#8221; sedangkan seorang pemenang akan berkata &#8220;<strong><em>Ini sulit, tapi mungkin</em></strong>&#8221;
</p>
<p>Sekarang kita tinggal memilih, kita akan menjadi siapa? Seorang pecundang atau seorang pemenang? Seorang pecundang yang hanya dengan melihat saja sudah menyerah, pasang kuda – kuda dan dalam hitungan ketiga lari menjauh. Seorang pecundang yang patah semangat, hilang kepercayaan diri, takut, dan percaya bahwa apa yang dilakukan akan percuma saja bahkan gatot (gagal total). Ataukah seorang pemenang, seorang pemenang yang percaya bahwa dia akan berhasil, dengan semangat, usaha, kerja keras, dan do&#8217;a dia percaya mampu menaklukkan dunia. Selanjutnya? Terserah anda!
</p>
<p>Penulis yakin bahwa semua akan memilih menjadi seorang pemenang, karena memilih menjadi pemenang atau pecundang tidak sulit, sangat mudah hanya dengan memilih. Namun dalam pelaksanaan sulit untuk diterapkan.
</p>
<p>Hidup adalah sumber masalah, pertempuran atau bahakan medan perang yang tidak akan pernah berhenti. Sejak kita lahir hingga membaca tulisan ini, semuanya pertempuran. Pertempuran melawan ketidakmampuan, ketidakberdayaan, dan juga pertempuran melawan ketidak maha tahuan kita.
</p>
<p>Kita tercipta menjadi seorang pemenang sayangnya kita sendiri menjadikan diri kita seorang pecundang. Bagaimana tidak waktu kita kecil kita tidak mampu berbuat apa – apa, yang bisa kita lakukan hanya menangis. Lihatlah diri kita sekarang, kita bisa berjalan bahkan berlari, kita bisa makan bahkan membuat makanan, kita bisa berbicara bahkan bernyanyi. Coba banyangkan apa yang akan terjadi apabila sejak kita terlahir kita menjadi seorang pecundang yang takut belajar berjalan karena takut jatuh, yang takut makan sendiri karena takut belepotan dan ketakutan – ketakutan yang lain. Mungkin manusia akan punah karena tak mampu berbuat apa – apa.
</p>
<p>Apabila kita tercipta menjadi seorang pemenang, mengapa kita rubah diri kita menjadi seorang pecundang. Pecundang yang mencari kambing hitam atas kesalahannya, pecundang yang bila diberi penghalang akan berbalik arah, pecundang yang selalu mencari jalan pintas atas semua kesulitan, pecundang yang ingin sukses tanpa kerja keras dan pecundang yang selalu menunggu keajaiban turun dari langit.
</p>
<p>Salah satu rintangan akan kita hadapi [UAS, UAN, Ujian semester], satu rintangan yang sangat mudah dibandingkan rintangan – rintangan yang akan kita hadapi dihari yang akan datang. Inilah saatnya kita menentukan menjadi siapakah kita? Seorang pecundang atau menjadi seorang pemenang? Pemenang yang dengan sepenuh hati percaya bahwa dia akan menang, pemenang yang sadar bahwa keajaiban tidak datang dengan sendirinya melainkan dengan usaha dan kerja keras, pemenang yang tidak akan berbalik arah hanya karena ada penghalang didepannya, pemenang yang tidak akan bingung tuk mencari jalan pintas karena dia tahu dia berada di jalan yang benar, pemenang yang selalu menambah bekalnya untuk menemani perjalanannya, dan pemenang yang tidak akan membohongi diri sendiri dan orang lain tuk berbuat curang.
</p>
<p>Jika kita memilih menjadi pemenang, masih ada waktu tuk menyiapkan semua bekal, masih ada waktu tuk menyingkirkan semua rintangan, masih ada waktu tuk mengubah pikiran kita terutama tentang apa yang kita pikirkan tentang diri kita.
</p>
<p>And the last: <br /><strong>U ar what u think! So, u must believe that u ar the winner!! If u believe it, u&#8217;ll be the big winner!!<br />S&#8217;mangat!!  </strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/63/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/63/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=63&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/30/i%e2%80%99m-the-winner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/043008-0222-imthewinner1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Selayang Pandang</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/29/selayang-pandang/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/29/selayang-pandang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 02:04:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selayang Pandang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/29/59/</guid>
		<description><![CDATA[Lembaga Dakwah Remaja KiaSs adalah suatu lembaga yang memiliki tujuan untuk melakukan pembinaan terhadap generasi muda dengan nilai-nilai Islami. Lembaga ini beranggotakan orang-orang dengan beragam profesi dan latar belakang pendidikan, ditunjang dengan suatu kesatuan pemikiran untuk menyiapkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda guna membentuk kepribadian Islam (As-syaksiyah Al-Islamiyah) ditengah masyarakat. Lembaga Dakwah Remaja KiaSs sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=59&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042908-0204-selayangpan1.jpg?w=450">
	</p>
<p style="text-align:justify;">Lembaga Dakwah Remaja KiaSs adalah suatu lembaga yang memiliki tujuan untuk melakukan pembinaan terhadap generasi muda dengan nilai-nilai Islami. Lembaga ini beranggotakan orang-orang dengan beragam profesi dan latar belakang pendidikan, ditunjang dengan suatu  kesatuan pemikiran untuk menyiapkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda guna membentuk kepribadian Islam (As-syaksiyah Al-Islamiyah) ditengah masyarakat.
</p>
<p style="text-align:justify;">Lembaga Dakwah Remaja KiaSs sebagai Lembaga yang selama ini terlibat dalam membina pelajar di Jombang, bermaksud melakukan upaya-upaya perbaikan dalam pembinaan generasi muda dengan berbagai program yang ditawarkan dalam rangka usaha menanggulangi problematika dikalangan remaja.
</p>
<p style="text-align:justify;">Lembaga ini menjadi mitra bagi para pemuda dan pelajar dalam mengembangkan dirinya, baik dalam wawasan moral, intelektual, maupun kepribadiannya. Lembaga ini juga selalu siap menjadi mitra dari lembaga–lembaga lain yang memiliki kesamaan strategi induk (Visi, Misi, Tujuan).
</p>
<p style="text-align:justify;">Lembaga Dakwah Remaja KiaSs berdiri pada tanggal 14 Februari 2003 di Jombang. Lembaga Dakwah Remaja KiaSs sudah menghasilkan berbagai kegiatan pembinaan pelajar, baik secara periodik maupun insidental. Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan diantaranya : Dakwahtainment, Pelatihan (AMT), Forum Silaturahim Pelajar Muslim Jombang (FoS PMM), Out Bound, Seminar, Bedah buku dan Buletin, Pelatihan manajemen dan kepemimpinan, pelatihan jurnalistik, pesantren kilat, dll.
</p>
<p style="text-align:justify;">Kekhususan <em>Lembaga Dakwah Remaja KiaSs </em>:
</p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;">Dikelola oleh para akademisi yang <em>concern </em>terhadap<em><br />
				</em>pembangunan, pengembangan,  pendidikan dan pembinaan generasi muda.
</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Perspektif pembangunan dan pembentukan <em>Syakhsiyyah </em>(Kepribadian) Islam, melalui pola pikir dan pola sikap yang Islami.
</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Dalam aktivitasnya berbasis pada syari&#8217;ah, yang memiliki tolak ukur <em>&#8220;Al ashlu fil af&#8217;al attaqoyyudu&#8217;bilhukmisy syar&#8217;I</em>&#8220;. Tolak ukur tersebut diformulasikan menjadi SMART, yakni sebuah program/kegiatan haruslah <em>Spesifik,</em><br />
				<em>Measurable </em>(dapat diukur), <em>Attainable </em>(dapat dicapai), <em>Realistik </em>dan <em>Timely basic </em>(berorientasi waktu).
</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Sasaran <em>Lembaga Dakwah Remaja KiaSs</em> adalah para pelajar di Jombang dan kota-kota lain di Indonesia.
</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Proses kajian berorientasi pada aksi nyata. Artinya tidak hanya bersifat teoritis, tapi lebih kearah pembinaan aplikatif.
</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Metode pendidikan dan pembinaan dengan konsep <em>Irtifa&#8217;ul fikri</em> (peningkatan taraf berpikir) dalam rangka pembentukan <em>Syaksiyah Islam</em>.
</div>
</li>
</ol>
<p>
 </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/59/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/59/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=59&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/29/selayang-pandang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042908-0204-selayangpan1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dag Dig Dug UN</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/28/dag-dig-dug-un/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/28/dag-dig-dug-un/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 08:33:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dag Dig Dug UN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/28/dag-dig-dug-un/</guid>
		<description><![CDATA[Hari-hari gini, jantung kamu yang duduk di kelas 12 bisa jadi lagi sering berdetak keras. Dag dig dug…dher! Pastinya bukan karena dikejar utang atawa putus cinta, tapi karena jadwal Ujian Nasional (UN) udah di depan mata. Tepatnya tanggal 22-24 April, kamu-kamu bakal menghadapi &#8216;final battle&#8217; yang katanya nentuin banget hasil belajar kamu selama tiga tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=35&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042808-0833-dagdigdugun1.jpg?w=450">Hari-hari gini, jantung kamu yang duduk di kelas 12 bisa jadi lagi sering berdetak keras. <em>Dag dig dug…dher!</em> Pastinya bukan karena dikejar utang atawa putus cinta, tapi karena jadwal Ujian Nasional (UN) udah di depan mata. Tepatnya tanggal 22-24 April, kamu-kamu bakal menghadapi &#8216;final battle&#8217; yang katanya nentuin banget hasil belajar kamu selama tiga tahun di bangku SMA/SMK/MAN. Sementara itu kamu-kamu yang duduk di kelas 9, bakal ngadepin UAN pada tanggal 12-15 Mei.
</p>
<p>Yang bikin ujian nasional kali ini beda adalah jumlah mata pelajaran yang diujikan bertambah. Tahun lalu, untuk sobat muda yang duduk di kelas 9 – atau kelas 3 SLTP — hanya 3 mata pelajaran yang diujikan. Nah, tahun ini ditambah satu mata pelajaran lagi; Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dan buat kamu-kamu yang duduk di kelas 12, mata pelajaran ditambah pula. Dari yang tadinya cuma 3 kini jadi 6 mata pelajaran. <em>So</em>, kalian bakal diuji kemampuannya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, fisika, biologi, en kimia.
</p>
<p>Oya, yang bikin tambah deg-degan, bukan cuma jumlah mata pelajaran yang diujikan nambah, tapi standar kelulusannya yang juga ikutan naik. Yang tadinya 5,00 kini menjadi 5,25 dengan tidak boleh ada nilai di bawah 4,25.
</p>
<p>Nah, kalo kriteria di atas tidak tercapai, maka ada kriteria kedua yang mensyaratkan: boleh terdapat nilai 4,00 hanya pada satu mata pelajaran yang di-UN-kan, dan 5 mata pelajaran lainnya harus mencapai nilai sekurang-kurangnya 6,00 dan mencapai nilai rata-rata minimal 5,25. Kebayang betapa kerja keras kudu dikerahkan abis-abisan. Tiga mata pelajaran aja ngos-ngosan apalagi ditambah?
</p>
<p><strong>Bingung UN</strong><br />Terus terang aja, ujian nasional, sampai hari ini masih terus jadi perdebatan. Ada kalangan yang pro dan kontra terhadap ujian nasional. Mereka yang nggak setuju dengan adanya ujian nasional di antaranya beralasan kalo UN itu nggak <em>fair</em>. Bayangkan, kata mereka, hasil belajar bertahun-tahun baik itu di SD, SLTP atau SLTA dengan sekian macam mata pelajaran, tapi hasilnya hanya ditentukan oleh 3 sampai 6 mata pelajaran.
</p>
<p>Menurut mereka itu nggak adil banget. Banyak pelajar yang berprestasi, jadi jawara sepanjang tahun, tapi keok di UN. Bahkan sampai kejadian nggak lulus. Bingung, kan?
</p>
<p>Selain itu, standar kelulusan UN juga nggak memperhatikan kualitas sekolah. Begini ceritanya, di Indonesia itu masih banyak sekolah yang ketinggalan, baik sarananya maupun jumlah dan kualitas gurunya. Bayangin, ada sekolah yang satu guru bisa ngerangkep mengajar sekian mata pelajaran. Belum lagi dengan kondisi sekolah yang memprihatinkan. Jangankan punya laboratorium, <em>lha wong</em> gedung sekolahnya aja ada yang ambruk. Jangankan yang jauh di pelosok daerah, di Jakarta saja ada gedung sekolah dasar (SD) yang ambruk saking udah <em>reyot</em>-nya.
</p>
<p>Ya, kondisi belajar-mengajar di tanah air yang ideal belum merata. Ada sih sekolah yang udah oke, tapi nggak sedikit yang masih ketinggalan. Tentunya nggak <em>fair</em> kalau semua dituntut untuk lulus dengan standar yang sama. Ibarat motor bebek 2 tak disuruh adu pacu dengan <em>Ducati</em>-nya Casey Stoner. Pastinya tuh motor 2 tak bakal &#8216;pingsan&#8217; keabisan nafas.
</p>
<p>Yang terjadi kemudian adalah aneka kecurangan di lapangan. Banyak temen pelajar yang sudah lulus bisik-bisik kalo mereka dapat bocoran jawaban soal ujian ketika UN berlangsung. Ada yang dikirim via sms, ada yang lembaran kertas, ada juga yang diberitahu langsung jawabannya. Pelakunya? Guru-guru mereka sendiri. Waduh!
</p>
<p>Menurut sumber yang bisa dipercaya, malah ada sekolah yang memerintahkan guru-guru mereka untuk mengoreksi hasil ujian para siswa sebelum disetor ke panitia ujian. Tujuannya tidak lain agar jumlah kelulusan di sekolah yang bersangkutan tinggi.
</p>
<p>Tentang aneka kecurangan ini bukannya tidak ada yang melapor. Mungkin kamu masih inget ketika sejumlah guru yang idealis dari <em>Komunitas Air Mata Guru</em> mengadukan berbagai kecurangan saat UN berlangsung. Tapi, bukannya dihargai dan diperjuangkan, gara-gara itu sejumlah guru malah dipecat oleh sekolah tempat mereka mengajar. Sementara laporan kecurangan itu sampai sekarang nggak jelas juntrunganya. Ihik…ihik. Jadinya bener-bener banjir air mata.
</p>
<p><strong>Perbaiki keadaan</strong><br />Guyz, bagaimanapun juga ujian emang kudu ada. Pelajar harus menempuh ujian untuk mengetahui hasil belajar mereka; apakah bener-bener serius atau jangan-jangan cuma numpang ngisi absen lalu selebihnya jajan, maen, dan ngeceng. Akan tetapi ujian itu harus menyeluruh dan lengkap. Nggak cuma segelintir mata pelajaran yang diujikan, karena itu nggak mewakili seluruh mata pelajaran yang diajarkan selama bertahun-tahun.
</p>
<p>Tapi sebelum ngomong soal ujian, seharusnya pemerintah terlebih dahulu memperbaiki dunia pendidikan. Seperti sarana sekolah; gedungnya yang layak, laboratorium yang memadai, alat-alat peraga, dan pastinya guru-guru yang berdedikasi tinggi untuk mengajar lagi berkualitas.
</p>
<p>Terlebih lagi, tujuan pendidikan itu seharusnya menciptakan pelajar yang berkepribadian islami. Yakni insan yang cara berpikirnya Islam dan bersikapnya pun islami. Artinya pelajar tuh kudu jadi insan yang baik luar-dalam; <em>be smart and be a good student</em>. Sayang sekarang ini, dunia pendidikan kita baru bisa mencetak pelajar yang pinter. Ukurannya apalagi kalo bukan indeks prestasi, peringkat di kelas, dan nilai ujian nasional. Sementara itu akhlaknya dan ibadahnya belum tergarap. Banyak lho pelajar SLTA yang belum lancar baca al-Quran, belum lagi yang suka pacaran, nge-dugem, ataupun tawuran.<br />Nah, karena sekolah kita melulu disuruh ngejar nilai, maka orang suka ngambil jalan pintas; berbuat curang. Di antaranya ya ngebocorin soal ujian dan kunci jawabannya. Ampun!
</p>
<p>UN juga jadi ukuran bahwa selama ini selalu hasil akhir yang diperhitungkan, bukannya proses belajar. Padahal banyak siswa baik en pinter berguguran di UN, atau hasilnya nggak bagus meski mereka jawara kelas.
</p>
<p>Para pelajar juga dibikin mabok dengan hasil akhir UN. Maka begitu dinyatakan lulus aneka selebrasi yang nggak pantas pun digelar; coret-coretan baju, pawai keliling kota, dsb. Tanpa mereka mikir apakah selama belajar di sekolah mereka beneran belajar atau sekadar main. Atau mau ngapain juga setelah lulus sekolah. Tapi yang penting; lulus! Musibah deh.
</p>
<p><strong>Berjuanglah sobat!</strong><br />Kita tentu kepengen kegiatan belajar mengajar itu enak dan menyenangkan. Tapi apa boleh buat inilah sekarang keadaannya. Kita belum bisa nih melepaskan diri dari keadaan yang nggak ideal, malah menyesengsarakan banyak pihak. <em>So</em>, buat kamu yang bentar lagi ngadepin UN, bagaimanapun kudu berjuang.<br /><em>Pertama</em>, kuatkan niat dan tekad. Yakinkan dirimu bahwa tujuan kamu bersekolah adalah menjadi insan cendekia yang bertakwa. Bahwa kamu kudu jadi muslim yang cerdas dan berguna. Sabda Nabi saw.: <em>&#8220;Manusia yang paling utama adalah orang beriman lagi berilmu yang jika dibutuhkan bisa membantu dan jika ditinggalkan sendiri ia bisa mengurus dirinya sendiri.&#8221;</em>
	</p>
<p>Jadi juara atau lulus UN dengan nilai tertinggi emang asyik. Tapi kalo untuk kepuasan sendiri, bukan untuk kebanggaan umat Islam itu namanya egois. <em>So</em>, berjuang lulus UN itu adalah untuk kebaikan kaum muslimin. <em>Kedua</em>, kerja keras. Pokoke gebet abis semua materi ujian. Jika memang kamu ngerasa bimbel di sekolah kurang, nggak ada salahnya kamu juga ikut bimbel di berbagai lembaga bimbel yang ada. Tentunya pilih bimbel yang kualitasnya oke dan terjangkau pula biayanya. Tapi kudu inget jangan sampai kamu pake acara maksa-maksa ortu untuk ikut bimbel kalo ortu emang nggak punya biaya. Lengkapi pula belajarmu dengan aneka latihan soal. Di toko-toko buku banyak lho dijual bank soal UN. Kamu bisa beli atau pinjam ke kakak kelas untuk dipakai berlatih. Tapi kalo minjem jangan lupa balikin lagi setelah ujian. <em>Ketiga</em>, atur waktu dan jaga kesehatan. Jangan karena belajar keras kamu jadi lupa kontrol kesehatan dan ngatur waktu. Istirahat juga perlu, demikian pula asupan makanan bergizi. Banyak remaja yang kelewat ngotot belajar eh pas ujian ambruk; sakit. <em>Keempat</em>, minta restu orangtua. Yup, dukungan orang tua perlu banget. Minta mereka mendoakan kamu agar lulus dan jadi pelajar yang oke. <em>Kelima</em>, banyak mendekatkan diri kepada Allah. Bagusnya sih nggak cuma pas waktu mau UN doang. Setiap saat perbanyak ibadah dan berdoa kepadaNya. Sabda Nabi saw.:<em>&#8220;Mintalah kepada Allah dari anugerahNya, sesungguhnya Allah senang untuk diminta.&#8221; </em><strong>(HR Tirmidzi).</strong><br />Jangan lupa jauhi perbuatan haram dan kemaksiatan. Karena perbuatan itu bisa membuat Allah Swt. tidak ridlo, dan Dia bisa saja menggagalkan segala usahamu. <em>So</em>, selamat ujian! <strong>[dudung.net]</strong>
	</p>
<p>  </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=35&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/28/dag-dig-dug-un/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042808-0833-dagdigdugun1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Andai Pemimpin Kami Said</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/28/andai-pemimpin-kami-said/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/28/andai-pemimpin-kami-said/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 02:32:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Andai Pemimpin Kami Said]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/28/andai-pemimpin-kami-said/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika delegasi pemerintah daerah Himsh datang menghadap Khalifah Umar. Himsh adalah sebuah wilayah di Syam yang masuk dalam pengawasan kekhalifahan (pemerintahan) Khalifah Umar bin Khaththab. Gubernur Himsh bernama Said bin Amir Al-Jumhi. Khalifah Umar yang terkenal karena kepeduliannya kepada fakir miskin meminta delegasi untuk menyerahkan daftar fakir miskin di Himsh. &#8220;Berikan daftarnya agar aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=33&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img align="left" src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042808-0232-andaipemimp1.jpg?w=450">Suatu ketika delegasi pemerintah daerah Himsh datang menghadap Khalifah Umar. Himsh adalah sebuah wilayah di Syam yang masuk dalam pengawasan kekhalifahan (pemerintahan) Khalifah Umar bin Khaththab. Gubernur Himsh bernama Said bin Amir Al-Jumhi. Khalifah Umar yang terkenal karena kepeduliannya kepada fakir miskin meminta delegasi untuk menyerahkan daftar fakir miskin di Himsh. &#8220;<em>Berikan daftarnya agar aku bisa memenuhi kebutuhan mereka</em>,&#8221; pinta Khalifah Umar.
</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka kemudian menyerahkan satu buah buku yang berisi nama-nama penduduk Himsh yang tergolong fakir miskin. Menariknya, di antara daftar itu terselip nama gubernur mereka sendiri, yakni Said bin Amir Al-Jumhi.
</p>
<p style="text-align:justify;">Demi melihat nama Said, seperti tak yakin Umar bertanya, &#8220;<em>Ini Said bin Amir siapa?</em>&#8220;, Mereka menjawab, &#8220;<em>Gubernur kami</em>&#8220;. Umar bertanya heran, &#8220;<em>Gubernur kalian miskin?!</em>&#8221; Mereka menjawab, &#8220;<em>Ya, Demi Allah, dapurnya sering tidak berasap dalam waktu yang lama.</em>&#8221;
</p>
<p style="text-align:justify;">Mendengar itu Umar menangis tersedu sampai air matanya membasahi janggutnya. Sambil terisak Umar mengambil seribu dinar (bila dikonversikan ke rupiah, kira-kira senilai 600 juta rupiah), lalu dimasukkannya ke dalam kantong. Umar berkata, &#8220;<em>Berikan salamku kepada pemimpin kalian dan katakan, &#8216;Khalifah Umar mengirimkan uang ini kepadamu agar bisa mempergunakan untuk memenuhi kebutuhanmu</em>&#8220;. Air mata Umar masih saja mengalir.
</p>
<p style="text-align:justify;">Delegasi pun kembali ke Himsh. Mereka lalu menghadap Said dan memberikan titipan dari Khalifah Umar lengkap dengan pesannya. Said melihat isinya, dan ia tersentak. Dijauhkannya kantong itu dari hadapannya, seraya berkata, &#8220;<em>Innalillahi wa inna ilaihi raji&#8217;un!</em>&#8221; Lalu Said bertanya pada istrinya, &#8220;<em>Wahai istriku, apakah engkau mau membantuku?</em>&#8221; Istrinya menjawab, &#8220;<em>tentu wahai suamiku!</em>&#8220;. Berdua, mereka pun membagikan dinar pemberian Khalifah Umar itu kepada rakyatnya sendiri.
</p>
<p style="text-align:justify;">Selang beberapa waktu kemudian, Umar datang untuk melihat kondisi masyarakat di daerah Syam. Tak lupa Umar singgah di Himsh untuk menengok sang gubernur. Melihat kondisi Said, Umar pun memberikan bantuan seribu dinar lagi untuk Said. Pemberian Khalifah Umar diadukan kembali oleh Said kepada istrinya tercinta. Seperti sebelumnya Said mengajak istrinya untuk memberika uang itu kepada orang lain, &#8220;<em>Dinar itu akan kita berikan kepada orang yang datang kepada kita, jadikan dinar ini sebagai pinjaman yang baik dari Allah.</em>&#8221; Dinar itu diberikannya kepada siapa pun yang datang kepadanya dalam kantong-kantong dinar. Said juga memerintahkan keluarganya untuk membagikan semua dinar itu kepada para janda, yatim, dan fakir miskin di daerah Himsh.
</p>
<p style="text-align:justify;">Dari cerita di atas terbukti, sebagai gubernur, Said lebih mengutamakan kesejahteraan rakyatnya. Gubernur Said rela, bantuan dari Khalifah Umar untuk dirinya, ia berikan semua kepada rakyatnya. Said pun ikhlas lebih menderita daripada rakyatnya. Dia tidak ingin bergelimang harta dan kemewahan dan rela berada di barisan terdepan dalam menanggung derita. Sebuah sikap nyata tak terbatas retorika.
</p>
<p style="text-align:justify;">Andai Said adalah pemimpin negeri gemah ripah loh jinawi ini, pastilah 15.648.425 keluarga penerima kompensasi BBM akan menggemuruh doanya. Doa yang isinya meminta agar pemimpin mereka dikaruniai berkah hidup, keselamatan, dan kebahagiaan hakiki di dunia dan akhirat. Bait-bait doa dari para kaum miskin papa itu akan membahana di angkasa dan pastilah menjadikan penghuni langit berduyun-duyun membantu negeri yang dipimpin insan bersahaja ini. Ah, betapa indahnya semesta ini.
</p>
<p style="text-align:justify;">Namun bila hanya ingin dapat bantuan senilai 100 ribu rupiah saja, pada dhuafa harus mengikuti prosedur berbelit, antre di tempat-tempat pembayaran yang justru akan semakin merontokkan mentalitas mandiri mereka, entah doa apa yang lantunkan untuk para pemimpin mereka?
</p>
<p><strong>Duhai Allah, Yang Maha Memberi dan Mencambut Kekuasaan, &#8220;<em>Rindu kami membuncah, hadirkanlah kepada kami pemimpin seperti Said</em>&#8220;</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=33&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/28/andai-pemimpin-kami-said/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042808-0232-andaipemimp1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pengurus KiaSs Jombang</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/pengurus-kiass-jombang/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/pengurus-kiass-jombang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 09:35:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengurus KiaSs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/pengurus-kiass-jombang/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=27&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042408-0935-penguruskia13.jpg?w=450"></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=27&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/pengurus-kiass-jombang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042408-0935-penguruskia13.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Creative Thinking</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/creative-thinking/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/creative-thinking/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 06:22:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creative Thinking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/creative-thinking/</guid>
		<description><![CDATA[Yuuk menjernihkan pikiran yang keliru tentang arti berpikir kreatif. (mindset qta ditata bareng-bareng!)Karena beberapa alasan yang tidak logis, sains, teknologi, seni dan karya tulis dianggap sebagai satu-satunya yang memerlukan pemikiran yang benar-benar kreatif. Kebanyakan orang menghubungkan berpikikr kreatif dengan hal-hal seperti penemuan listrik atau vaksin polio, atau novel atau pengembangan telepon selular dengan camera digital. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=23&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042408-0622-creativethi11.jpg?w=450">Yuuk menjernihkan pikiran yang keliru tentang arti berpikir kreatif. (mindset qta ditata bareng-bareng!)Karena beberapa alasan yang tidak logis, sains, teknologi, seni dan karya tulis dianggap sebagai satu-satunya yang memerlukan pemikiran yang benar-benar kreatif. Kebanyakan orang menghubungkan berpikikr kreatif dengan hal-hal seperti penemuan listrik atau vaksin polio, atau novel atau pengembangan telepon selular dengan camera digital.
</p>
<p>Tentu saja pencapaian seperti ini adalah bukti dari cara berpikir kreatif. Akan tetapi, berpikir kreatif tidak hanya terbatas untuk pekerjaan tertentu, juga tidak hanya untuk orang yang super pandai. So, apa yang dimaksud dengan berpikir kreatif?
</p>
<p><strong>The Meaning of Creative</strong>
	</p>
<p>Sebuah keluarga yang berpenghasilan rendah menyusun rencana untuk menyekolahkan anak mereka ke universitas. Inilah berpikir kreatif!
</p>
<p>Seorang pemuda yang beranggapan bahwa untuk menjadi seorang programmer atau untuk berhasil dalam hidup tidak harus kuliah. Inilah berpikir kreatif!
</p>
<p>Seorang aktivis Islam mengembangkan suatu rencana melibatkan kader-kadernya. Inilah berpikir kreatif!
</p>
<p>Juga ketika Agasimania melihat kebobrokan di setiap sendi kehidupan dan kemudian mengupayakan perubahan ke arah kebaikan dengan penuh kesungguhan. Inilah berpikir kreatif!
</p>
<p>Bahkan &#8220;pungguk merindukan bulan.&#8221; Itu juga berpikir kreatif!
</p>
<p>Berpikir kreatif berarti menemukan cara-cara baru yang lebih baik untuk melakukan atau meraih apa saja.
</p>
<p><span style="color:black;"><strong>How to Think Creatively?</strong></span>
	</p>
<p>Untuk dapat berpikir kreatif, ente harus percaya bahwa sesuatu yang ingin ente lakukan – dapat ente lakukan. Inilah prinsipnya: untuk melakukan apa pun, ente harus lebih dulu percaya bahwa hal itu dapat dilakukan! Percaya sesuatu dapat dilakukan membuat pikiran bergerak untuk mencari cara untuk melaksanakannnya.
</p>
<p>Jika ente percaya sesuatu itu nggak mungkin, pikiran ente akan bekerja untuk membuktikan mengapa hal itu tidak mungkin. Akan tetapi jika ente percaya, benar-benar percaya &#8220;<span style="color:black;">something that can be done&#8221;</span>, mindset ente akan bekerja membantu ente mencari jalan untuk melakukannya.(berpetualang tuh pikiran kita buat cari makhluk yang bernama &#8216;Creative&#8217;)
</p>
<p>Percaya sesuatu dapat dilakukan melicinkan jalan untuk solusi yang kreatif.(eh ati-ati kepleset lo!). Percaya sesuatu nggak dapat dilakukan adalah cara berpikir yang destruktif! Hal ini berlaku pada semua situasi, besar dan kecil. Para pemuda yang tidak benar-benar percaya bahwa perubahan bisa diwujudkan akan gagal mencapainya coz pikiran mereka tertutup bagi cara-cara kreatif untuk menghasilkan perubahan! Para pemuda yang tidak benar-benar percaya bahwa negerinya bisa terbebas dari penjajahan politik, ekonomi, dan budaya oleh Negara kafir akan gagal mencapainya karena pikiran mereka tertutup bagi cara-cara kreatif untuk melakukan pembebasan!
</p>
<p>Itulah contoh akibat dari cara berpikir tradisional! Pikiran pemikir tradisional menjadi lumpuh! Ia bernalar, &#8220;keadaannya sudah begini selama ratusan tahun, jadi keadaan ini pasti baik dan harus tetap begini. Mengapa mengambil resiko dengan mengubahnya?&#8221;
</p>
<p>Sebaliknya, ente dapat menemukan cara untuk meraih apa yang ente inginkan jika ente percaya bahwa ente dapat melakukannya! Ente akan bisa melakukan <strong>perubahan</strong> jika ente percaya bahwa ente bisa melakukannya! Ente akan bisa melakukan <strong>pembebasan</strong> jika ente percaya bahwa ente bisa melakukannya!
</p>
<p>Kepercayaan memerdekakan kekuatan kreatif. Ketidakpercayaan menjadi rem cakram bagi berpikir kreatif. Percayalah! Dan ente pun akan mulai berpikir secara konstruktif. Coz, pikiran ente akan menciptakan jalan jika ente mengijinkannya. Inilah dasar bagi bagi berpikir kreatif!
</p>
<p><span style="color:black;"><strong>Our Suggestion</strong></span>
	</p>
<p>Ada dua saran untuk membantu Agasimania mengembangkan kakuatan kreatif malalui kepercayaan:
</p>
<p>First, hapus kata &#8216;nggak mungkin&#8217; baik dari pikiran ente maupun kosakata pembicaraan ente.&#8221;Nggak munngkin&#8221; adalah kata kegagalan! Pikiran,&#8221;Ini nggak mungkin&#8221;, memicu reaksi berantai dari pikiran lain untuk membuktikan bahwa ente tidak akan berhasil!
</p>
<p>Second, temukan potensi yang ente miliki bro. Ente juga harus pikirkan sesuatu yang istimewa yang selama ini ente ingin lakukan, tetapi ente rasa tidak dapat melakukannnya. <em>Now buat daftar alasan mengapa kalian dapat melakukannya dan konsentrasilah pada hal-hak tersebut!Jangan konsentrasi pada bisikan-bisikan yang dapat yang mengatakan bahwa kalian tidak dapat melakukannya!</em> Banyak dari kita mengalahkan dan menumbangkan keinginan kita hanya karena kita berkonsentrasi pada mengapa kita tidak dapat melakukannya. Padahal, satu-satunya hal yang layak untuk konsentrasi mental kita adalah mengapa kita bisa melakukannya!
</p>
<p>Ingat! Tidak ada yang berkembang di dalam es! Jika kita membiarkan tradisi membekukan pikiran qta, gagasan baru tidak akan tumbuh! Cara berpikir tradisional adalah musuh nomor wahid untuk orang yang tertarik pada keberhasilan! Cara berpikir tradisional membekukan pikiran ente! Menghambat kemajuan ente! Mencegah ente mengembangkan kekuatan kreatif! Maka, campakkanlah!
</p>
<p><strong>Tyuz….</strong>
	</p>
<p>Kalo ente udah bisa berpikir kreatif, Don&#8217;t Forget! qta kudu(harus) melaksanakannya dalam kehidupan(aksi nyata) yang <strong>Tepat</strong> tentunya. Yang tepat itu yang gimana? Gini bro syarat diterimanya amal tu adalah: 1. Ikhlas 2. Sesuai dengan Syariat Islam. <strong>So</strong><br /><span style="color:black;"><strong>let&#8217;s think creative and act precisely! </strong>berpikir kreatif dan bertindak tepat!</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=23&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/creative-thinking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042408-0622-creativethi11.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Materi Keislaman 2</title>
		<link>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/materi-keislaman-2/</link>
		<comments>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/materi-keislaman-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 05:57:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kiassjombang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Keislaman 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/materi-keislaman-2/</guid>
		<description><![CDATA[NO MATERI TARGET 16 Potensi Kita Siswa memahami bahwa kita memiliki GharIzah dan Hajatul Udhowiyah. Siswa memahami aturan yang memecahkan potensi Siswa memahami definisi Qodar 17 Al-Quran pedoman hidup muslim Siswa memahami fungsi dan kedudukan Al-Quran Siswa memahami keutamaan mempelajari dan membaca Al-Quran 18 10 Shahabat yang dijamin masuk syurga Siswa mengenal kisah para shahabat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=21&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042408-0557-materikeisl11.jpg?w=450">
	</p>
<div>
<table style="border-collapse:collapse;" border="0">
<col>
<col>
<col>
<tbody valign="top">
<tr style="background:blue;">
<td vAlign="middle" style="border-top:solid white 0.5pt;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>NO</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:solid white 0.5pt;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>MATERI</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:solid white 0.5pt;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>TARGET</strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>16</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Potensi Kita</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bahwa kita memiliki GharIzah dan Hajatul Udhowiyah.</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami aturan yang memecahkan potensi</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami definisi Qodar</strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>17</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Al-Quran pedoman hidup muslim</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami fungsi dan kedudukan Al-Quran</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami keutamaan mempelajari dan membaca Al-Quran </strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>18</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>10 Shahabat yang dijamin masuk syurga</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa mengenal kisah para shahabat yang dijamin masuk syurga</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa dapat meneladani para shahabat yang dijamin masuk syurga</strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>19</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Ciri-ciri orang yang bertaqwa</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami karakteristik orang yang bertaqwa</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa terdorong untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah Swt</strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>20</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Mengapa memilih Islam</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami definisi Islam yang benar</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami dan meyakini bahwa Islam adalah agama yang benar</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bahwa Islam mengatur seluruh aspek kehidupan</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami keimanan yang mantab </strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>21</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Makna Dua Kalimah Syahadat</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami makna Dua Kalimah Syahadat</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa terdorong untuk mereali sasikan kandungan Dua Kalimah Syahadat dalam kehidupan</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami konsekuensi dari kalimah syahadat</strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>22</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Remaja dan Dakwah</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bahwa dakwah itu wajib &#8216;ain bagi setiap individu muslim</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bahwa remaja juga bisa berdakwah</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami keutamaan dakwah berkelompok</strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>23</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Problematika Ummat</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami dan memiliki kesadaran tentang bagaimana kondisi ummat sekarang yang rusak</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bahwa solusi dari problematika umat ini adalah syari&#8217;at Islam </strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>24</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Akhlak dan pengrusakannya</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bahwa dalam melakukan segala aktivitasnya harus sesuai dengan akhlak Islam</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bahwa musuh-musuh Islam telah merusak akhlak para pemuda dengan Narkoba, miras, pergaulan bebas, dan pemikiran-pemikiran barat</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bahwa Islam adalah satu-satunya solusi</strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>25</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Ghozwul Fikri dan Tsaqofi</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami latar belakang timbulnya ghozwul fikri dan tsaqofi</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami tujuan dan strategi yang digunakan kaum kafir dalam melancarkan serangannya </strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>27</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Jadilah Pemimpin</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami kepemimpinan dalam Islam</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bahwa bahwa menjadi pemimpin berarti harus bertanggung jawab </strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>28</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Tassyabuh bil Kuffar</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami fakta menyerupai orang kafir</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami bagaimana cara mensikapinya sesuai dengan Islam</strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>29</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Muda-mudi bergaul</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami dan mengetahui sistem pergaulan dalam Islam</strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="background:black;">
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:solid white 0.5pt;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>30</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Idola Remaja</strong></span></p>
</td>
<td vAlign="middle" style="border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid white 0.5pt;border-right:solid white 0.5pt;padding:1px 5px;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami siapa yang layak ditauladani</strong></span>
						</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:white;font-family:Arial Narrow;font-size:10pt;"><strong>Siswa memahami Rosulullah suri tauladan</strong></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kiassjombang.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kiassjombang.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kiassjombang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kiassjombang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kiassjombang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kiassjombang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kiassjombang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kiassjombang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kiassjombang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kiassjombang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kiassjombang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kiassjombang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kiassjombang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kiassjombang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kiassjombang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kiassjombang.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kiassjombang.wordpress.com&amp;blog=3394123&amp;post=21&amp;subd=kiassjombang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kiassjombang.wordpress.com/2008/04/24/materi-keislaman-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4bab0b26008faea1f51135c528b9d886?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">kiassjombang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kiassjombang.files.wordpress.com/2008/04/042408-0557-materikeisl11.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
